Diawali dari kunjungan silaturahmi alumni Fakultas Geografi UGM, Bpk. Drs. Kun Darmawan H (Angkatan 1984) ke Prof. Dr. Suratman, MSc (Pembimbing Skrispsinya) berbuah Kerjasama. Rabu, 23 April 2009, secara resmi Bpk. Drs. Kun Darmawan H mewakili Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air dan Energi Sumberdaya Mineral (PSDA dan ESDM) menawarkan kerjasama untuk penyelesaian pekerjaan Feasibility Study dan Design Enginering Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) di Desa Purwasana dan Petuguran Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara. Dalam pelaksanaannya tim Fakultas Geografi didukung oleh tim Teknik Elektro UGM.
Dalam pembicaraan lanjutan, Dekan Fakultas Geografi UGM, Prof. Dr. Suratman, MSc mengungkapkan tentang pengalaman-pengalaman Fakultas Geografi beserta staf pengajarnya dalam melakukan riset di Kabupaten Banjarnegara, yang diawali dari kerjasama NUFFIC Belanda sejak pertengahan tahun 1970an hingga akhir tahun 2000. Fakultas Geografi telah menghasilkan banyak penelitian yang bermanfaat dalam pembangunan Kabupaten Banjarnegara. Disampaikan pula ide untuk menjadikan Kabupaten Banjarnegara sebagai Kabupaten Energi Alternatif.
Untuk menindaklanjuti ide-ide dan kunjungan awal tersebut, Fakultas Geografi akan melakukan kunjungan balasan dan pertemuan (audiensi) serta presentasi di depan Bupati Banjarnegara beserta dinas-dinas terkait yang rencananya akan dilakukan pada hari Selasa, 28 Oktober di kantor Bupati Banjarnegara. Dalam pertemuan tersebut juga diharapkan dapat dibuat MOU antara Fakultas Geografi UGM dengan PEMDA Kabupaten Banjarnegara. (LM_GEO)
Incoming search terms for the article:
Related posts:

Bicara Banjarnegara memang menjadi kenangan tersendiri buat saya setiap kali pergi ke daerah liputan. Tahun 1987 dalam kesempatan ke Dataran Tinggi Dieng yang notabene masuk ke dalam administrasi Pemda Banjarnegara, saya sempatkan jalan-jalan ke Dieng untuk melihat Kelompok Candi Dieng.
Selanjutnya di kotanya sendiri yang begitu tenang, ramah penduduknya serta jajanan makanan khas daerah yang murah meriah sungguh sedap untuk dinikmati khas makanan daerah ini.
Semoga kelompok usaha berbasis kerakyatan seperti kerajinan grabah khas Banjarnegara semakin dinikmati produknya oleh pengunjung dan peranan internet lah yang bisa menyebarkan informasi ini.